BUKAN SEKEDAR JANJI (KAMPANYE)
Oleh: Furkam Satriawan
Pesta
demokrasi Kota Makassar baru-baru ini membuat banyak pihak tercengang. Pasalnya
hasil yang ditunjukkan oleh perhitungan cepat beberapa lembaga menempatkan satu
pasang calon mendapatkan suara yang banyak jauh dari semua rivalnya. Seluruh
lembaga survey memprediksi akan ada putaran kedua, namun satu pasangan calon
membuat semua rivalnya bertekuk lutut atas hasil perolehan suaranya dan menepis
tidak akan ada putaran kedua.
Pemilukada yang diikuti 10 pasangan calon ini memang
menjadi bahan perbincangan hangat dalam sepekan ini. Masyarakat tertarik
mempelajari apa sebenarnya yang membuat satu pasang calon menang telak dalam pertempuran demokrasi itu dan rahasia
apa dibalik kesuksesan pasangan itu
dalam memikat suara rakyat. Banyak yang beranggapan bahwa sosialisasi yang
tinggi dan berkampanye bersih ialah faktor utama dalam kemenangannya. juga pendekatan program yang dibangun oleh pasangan tersebut secara
langsung telah membuat kepercayaan publik semakin meningkat.
Calon pemimpin periode 2013-2018 harus betul mengetahui masalah
kompleks di Kota Makassar seperti macet, banjir dan kemiskinan. Ini nantinya
sebagai pembuktian bahwa pemimpin yang baik yang bukan hanya sekedar
mengiming-imingkan janji tapi membuktikannya saat menjabat nanti. Dengan visi
dan misi yang sama yaitu menjadikan Kota Makassar lebih baik lagi, baik dalam
segi ekonomi, pendidikan, keamanan maupun yang lainnya. beberapa indikator diatas
menjadi alasan keberhasilan pasangan tersebut.
Dengan berakhirnya arena pertarungan politik ini, maka
dari itu kita tinggal menunggu aksi dari pasangan yang terpilih. Semoga apa
yang dijanjikan dalam kampanye dapat terealisasikan. Ini juga menandakan bahwa
politik di Kota Makassar jauh dari kerusuhan dan menjunjung tinggi fair play dalam bertarung.